Jika hidu adalah masa depan,
untuk apa kita hidup dengan bayangan masa lalu.
Jika hidup adalah kebanggaan,
Untuk apa kita membanggakan sesuatu yang bukan milik kita.
Jika hidup adalah penantian,
Untuk apa kita menantikan ketidakpastian.
Jika hidup adalah kebahagiaan,
Untuk apa kita saling menyakiti.
Jika hidup adalah penyesalan,
Untuk apa menyesali suatu kesakitan.
Jika hidup adalah bersamanya,
Untuk apa menunggu yang lain.
Jika hidup adalah sebuah rumah,
Maka aku yakin rumah itu adalah milik kita.
27 April 2015
MilikKu,
Andi Tenri D
Minggu, 26 April 2015
Bisakah Kau dan Aku?
Bisakah aku berbisik pada angin? tentang apa yang kurasakan hari ini!
Agar dia menghembuskannya padamu,
Membisikkannya tepat di telingamu,
Agar tak ada yang mendengar selain dirimu.
Bisakah aku merawat semua perasaanku?
Aku ingin merawatnya seperti sebuah pohon,
yang kurawat sejak dia masih sebuah tanaman kecil yang rapuh,
Mudah patah, hingga dia tumbuh menjadi sebuah pohon yang kokoh,
Yang tetap tangguh walau di terjang angin.
Bisakah aku menyembunyikan hatiku?
Yah, menyembunyikannya!
Dari yang berusaha mencurinya darimu,
Mengambilnya dengan kelembutan,
Mengambilnya dan membuatmu menghilang.
Bisakah kau menjaga hatimu untukku?
Menjaganya agar tak ada bunga lain yang tumbuh didalamnya,
Menjaganya agar tak ada yang mencurinya dariku,
Menjaganya seperti aku menjaganya untukmu,
Menjaganya hingga aku betul-betul telah berhasil memilikinya.
Bisakah aku menyimpan kata-katamu?
Kata bahwa kau akan menunggu, hingga Tuhan menyetujuinya,
Kata bahwa kau menyayangiku,
Kata bahwa tak akan mudah kau tinggalkan sesuatu yang kau sayangi,
Kata bahwa kau akan menjadi orang yang selalu membuatku tersenyum.
Bisakah aku berjanji padamu?
Untuk menunggumu hingga nanti kau datang,
Untuk tidak pergi begitu saja darimu saat aku merasa bosan.
27 April 2015
MilikKu,
Andi Tenri D
Agar dia menghembuskannya padamu,
Membisikkannya tepat di telingamu,
Agar tak ada yang mendengar selain dirimu.
Bisakah aku merawat semua perasaanku?
Aku ingin merawatnya seperti sebuah pohon,
yang kurawat sejak dia masih sebuah tanaman kecil yang rapuh,
Mudah patah, hingga dia tumbuh menjadi sebuah pohon yang kokoh,
Yang tetap tangguh walau di terjang angin.
Bisakah aku menyembunyikan hatiku?
Yah, menyembunyikannya!
Dari yang berusaha mencurinya darimu,
Mengambilnya dengan kelembutan,
Mengambilnya dan membuatmu menghilang.
Bisakah kau menjaga hatimu untukku?
Menjaganya agar tak ada bunga lain yang tumbuh didalamnya,
Menjaganya agar tak ada yang mencurinya dariku,
Menjaganya seperti aku menjaganya untukmu,
Menjaganya hingga aku betul-betul telah berhasil memilikinya.
Bisakah aku menyimpan kata-katamu?
Kata bahwa kau akan menunggu, hingga Tuhan menyetujuinya,
Kata bahwa kau menyayangiku,
Kata bahwa tak akan mudah kau tinggalkan sesuatu yang kau sayangi,
Kata bahwa kau akan menjadi orang yang selalu membuatku tersenyum.
Bisakah aku berjanji padamu?
Untuk menunggumu hingga nanti kau datang,
Untuk tidak pergi begitu saja darimu saat aku merasa bosan.
27 April 2015
MilikKu,
Andi Tenri D
Untuk Seorang ADAM yang ku puja
Membuat hati ini kagum pada seorang Adam ternyata tak semudah memalingkan wajah saat melihat keanehan dunia,
Membuka hati ini untuk seorang Adam ternyata tak semudah mencari kain merah di tengah tumpukan kain putih,
Membuat hati ini menjadi bisu melihat seorang Adam ternyata tak semudah membuat anak kecil menangis ketakutan,
Semua tahap dan proses yang terjadi tak semudah apa yang di fikirkan oleh otak, tak semudah yang di lihat oleh mata, namun sesulit apa yang akan di rasakan oleh hati,
Meskipun dengan lontaran jujur dari mulut, tapi Tetap hati tak bisa bersembunyi dari sebuah kebohongan besar sekalipun yang telah di buat oleh mulut,
Menciptakan kata demi kata,
Kalimat demi kalimat,
Bait demi bait,
Hingga sebuah tulisan mengesankan yang di baca oleh hati yang keluar dari hati,
Sebuah makna tulisan yang terlihat berlebihan namun mengesankan, membuat.ku rindu untuk membacanya kembali,
Seperti merindukan keluarga setelah lama di perantauan,,
Hati seorang Adam, mengagumkan yang membuatku bersandar pada kesabaran menantikannya,
Berharap tak melakukan apa yang Tuhanku (Allah SWT) haramkan, hingga dia (Adam.Ku) menghalalkan.ku atas nama Tuhanku (Allah SWT),
Menjadikanku wanita pertama yang ia temui setelah bangun tidur,
Menjadikanku tempatnya kembali saat dia kelelahan sepulang kerja,
Mencariku saat dia merasa kelaparan,
Menjadikanku tempatnya untuk membagi semua kebahagiaan dan kesedihannya,
Menjadikanku teman dan sahabat dalam hidupnya,
Menjadi orang yang selalu ia jaga,
Menjadi seorang wanita yang ia banggakan di hadapan teman-temannya,
Bukan yanng
Mencariku saat dia bersedih
Mencariku saat dia butuh, namun meninggalkan.ku saat tak butuh,
26 APRIL 2015
MilikKu,
Andi Tenri D
Jumat, 24 April 2015
AKU TERLALU KECIL TUHAN
Ya Allah kami terlalu kecil untuk mengetahui takdir yang kau tuliskan untuk kami…
Terkadang kami merasa engkau tak adil,,, apa yang kami rasakan dan alami itu tak adil,,,,
Bisakah kami menghilangkan segala prasangka kami padamu ya Allah..,… Aku ingin yakinkan pada hati ini untuk tidak berfikir yang mungkin nantinya akan menyesatkan aku dan fikiran dan hatiku,,,,
Sekarang aku di mana Ya Allah,,,, Aku dimana?? Aku tak tau jalan hidupku,,,,aku tak tau akan kemana dan bagaimana aku nantinya??? Akankah aku seperti orang-orang yang pergi dengan tangisan mereka yang di sampingnya?
Ataukah yang pergi dengan kesedihan pada dirinya karena telah melalaikan dunia dan akhiratnya,,,?
Aku harus kemana Ya Allah,,,?? Akankah aku tersesat seperti mereka yang terus berkarya untuk dunianya??
Atau dengan ini aku akan belajar bagaimana nantinya aku di dunia ini dan bagaimana nantinya jika suatu saat aku telah berada di sana (akhirat)??
Akankah aku bisa menyeimbangkan keduanya?? Akankah aku dapat menjadi orang yang baik dimata mereka orang-orang yang aku kenal maupun tidak aku kenal?
Akankah namaku masih terselip dalam cerita kenangan mereka? Dan akankah mereka dapat melukiskan wajahku dalam pandangan mereka nanti??
Ataukah aku hanyalah Makhluk yang penuh dengan imaginasi diantara orang-orang yang terlalu asyik dengan mimpinya?? entahlah
05 Februari 2015
MilikKu,
Andi Tenri D
CintaKu KeluargaKu
Ketika
semua akan pergi meninggalkanku,,,,,
Hanya
dia yang selalu ada disampingku
Ketika
semua membuatku menangis,,,,
Hanya
dia yang membuatku menghapus air mataku,,,,
Ketika
aku tak tau arah,,
Hanya
dia yang selalu menuntunku walau perlahan,,,
Ketika
aku salah…..
Hanya
dia yang menuntunku menuju kebenaran dan tanpa apa-apa ikhlas memaafkanku….
Dia
Orang tuaku,,,,, hanya mereka yang selalu membuatku kuat,,, cinta mereka yang
selalu membuatku tegar,,,,
Kasih
sayangnya yang selalu membuatku nyaman…
Hanya
cinta merekalah yang tak pernah ku khawatirkan,,,,,
Karena
aku yakin saat mereka tak ada di sampingku pun mereka akan selalu bersamaku
dihati dan fikiranku…
Tapi
aku sadari diantara kami tak akan ada yang abadi,,,, mungkin suatu hari nanti
mereka telah pergi meninggalkanku,, atau bahkan aku yang pergi,,,, entahlah…
hanya tuhan yang tau……
Namun
jika saat itu tiba aku berharap Allah tak pernah menghilangkan segalanya
kenangan suka maupun duka bersama mereka tak akan pernah terhapus,,,, aku
berharap saat kami tak bisa bertatap muka lagi tapi di suatu tempat yang indah
mereka bisa melihatku, mendengarkanku dan ikut merasakan apa yang aku rasakan.
Ya Allah aku bukannya tak ikhlas
membiarkan ibuku pergi meninggalkanku dan saudara-saudaraku,,
Tapi kenapa ibuku harus pergi dengan
keadaan kami yang seperti ini saat adik-adikku masih membutuhkannya, saat
adik-adikku ingin juga merasakan kasih sayang seorang ibu….. mungkin aku salah
jika aku berfikir dunia ini tak adil untuk adik-adikku,,, saat anak-anak yang
lain berlarian dengan gembira,,, adikku harus memikirkan beban yang harusnya
beban yang belum layak dia pikul,,,, tapi saat itu terjadi aku berserah lagi
padamu ya Allah,,,,, aku yakin di suatu hari entah itu kapan engkau telah
merencanakan sesuatu yang termat indah untukku dan saudara-saudaraku,,,,
Ayah,,,,, ayahkulah orang tuaku
satu-satunya saat ini setelah engkau memanggil ibuku ya Allah,,, dia yang
membuatku kuat saat ini,,,,, saat aku bertemu dengannya rasanya air mataku
selalu ingin menetes… aku sedih melihatnya,,, aku merasa berdosa padanya,,,,,
aku selalu merasa bersalah,,, entah kenapa,,,,
Nenekku,,,, perempuan yang saat ini
menjadi kebahagiaan adikku,,,,, disampingnya adikku merasa bahagia,,,,
terkadang aku merasa adikku lebih hebat dari aku bahkan lebih tegar menghadapi
cobaan hidup ini,,, apa karena mereka masih kecil???? Entahlah….. mereka selalu
tegar dengan apa yang ada di depannya,,,, mereka telah merasakan kenyataan yang
sangat menyakitkan dengan kehilangan ibuku yang setiap hari bersamanya dan menyambutnya
saat pulang sekolah,,,,
Kadang aku berfikir,,, apa yang
salah denganku dan keluargaku???? Kenapa begitu banyak cobaan yang menimpa
kami dengan cara seperti ini,,,, apa
terlalu banyak kesalahan yang telah kami lakukan sehingga ini adalah hukuman bagi
keluargaku,,,, atau apa arti semua ini ya Allah…..
Aku berharap jika didunia ini
keluargaku tak dapat bersatu dengan utuh lagi. Kuharap di kehidupan kemudian
diakhiratmu kami bisa berkumpul kembali dalam satu keluarga….. aku berharap itu
terjadi,,,,
13 Maret 2014
MilikKu,
Andi Tenri D
Kalian KALAH?
Kalian Kalah....
Pernahkah terlintas dihati kalian, untuk ingin merasakan apa yang
mereka rasakan dikesehariannya?
Pernahkah kalian berfikir seandainya kalian yang menjadi mereka!!!
Sanggupkah kalian? Mata kalian memang terbuka tapi telah terbutahkan
oleh apa yang menurut kalian indah!
Indahkah semua ini? Disaat mereka yang meratapi hari-harinya dengan
perasaan lemah dan khawatir..
Tapi apakah kalian pernah memikirkan dan merasakan hal itu? Kalian
hanya bisa berdiri diatas kekuasaan yang tak berharga itu. Kalian tersenyum diatas
kekalahan kalian yang sebenarnya
Kalian berkuasa tapi hati kalian tidak berkuasa sama sekali. Kalian
pikir kalian hebat bahkan terhebat?
Namun jika dibandingkan dengan mereka, mereka lebih hebat dan
berkelas dari kalian.
Yah… setidaknya mereka masih merasa takut dan masih mempunyai rasa
malu! Dan apakah kalian memilikinya? TIDAK sama sekali, kalian hanyalah manusia
yang pandai menikmati!
Itulah KEBANGGAAN kalian…. :D
Saat kita meratapi dan berfikir!
Apaka kita sudah benar?
Jawabannya Tidak dan tidak
Kenapa?
Karena kalian masih sangat kecil bahakan perbuatan kalian lebih
kecil dari ukuran serangga itu…
Namun dengan serangga, yah dia lebih berharga dari kalian
Dengan kekecilannya dia berusaha bertahan walau sesulit apapun itu…
Tapi kalian! Apa? Apa yang kalian harapkan?
Malu, bodoh, kalah….
Itulah kalian …. Nikmatilah itu….
10 Desember 2014
MilikKu,
Andi Tenri D
SENJA 24 April
Senja Tadi, 24 April 2015
Terima Kasih, di ujung senja tadi aku sadar mungkin bukan hanya aku satu"nya, dulu ku pikir kau berbeda dari yang lain, tak pernah bosan, selalu bercanda, membuat.ku selalu menunggu seperti orang bodoh, Haa ternyata aku hanya manusia yang ke GRan,,,
#Kasihan Sekarang kau tak ada kabar, itu membuatku berfikir ternyata kau sama saja, memberiku harapan dan kemudian pergi....
mungkin kau lakukan pada banyak wanita termasuk aku,,,,,
Mungkin di senja ini kau telah kelelahan menantinya datang menghampiri.mu,
apa kau masih berharap dia akan menerangimu saat senja telah berakhir?
Mungkin kau harus mengakhiri penantianmu, sudah ada hujan disini, dia
tak akan datang, mungkin dia beranjak ketempat lain untuk memberi
penerangan pada yang membutuhkannya dan mungkin lebih baik darimu yang
menantinya....
Senja Hari ini,,
Sepulang dari kampus. Seorang anak menarik perhatian.ku… dengan santainya dia menghampiri anak muda yg sedang memegang kamera, dia kemudian berkata “Foto.ka kak”.. aku tersenyum melihatnya, dan dengan posenya yang polos dia seolah bergaya,,,
. dia pun melanjutkan kegiatannya di senja ini dengan mainan apa adanya
yang mereka miliki,. Sejenak terlintas dalam fikiran.ku, jika
seandainya kepolosan dan tingkah apa adanya dimasa kecil tk berubah saat
kita menjadi remaja, dewasa, hingga kita tua, mungkin di dunia ini tak
akan ada yang namanya manusia munafik.
MilikKu,
Andi Tenri D
Terima Kasih, di ujung senja tadi aku sadar mungkin bukan hanya aku satu"nya, dulu ku pikir kau berbeda dari yang lain, tak pernah bosan, selalu bercanda, membuat.ku selalu menunggu seperti orang bodoh, Haa ternyata aku hanya manusia yang ke GRan,,,
Mungkin di senja ini kau telah kelelahan menantinya datang menghampiri.mu,
Senja Hari ini,,
Sepulang dari kampus. Seorang anak menarik perhatian.ku… dengan santainya dia menghampiri anak muda yg sedang memegang kamera, dia kemudian berkata “Foto.ka kak”.. aku tersenyum melihatnya, dan dengan posenya yang polos dia seolah bergaya,,,
MilikKu,
Andi Tenri D
Seorang Penulis Muda
Tulisan Lebay ini adalah milikku Pribadi,
Dulu aku adalah orang yang paling membenci yang
namanya CINTA, haaa Busyitt,,, pacaran? Setelah lama pacaran ujung-ujungnya?
Putus juga sakit hati juga? Cuek-cuekan juga? Nangis juga? Itulah aku membenci
jika bercerita tentang Cinta. Tapi yang namanya manusia, yang namanya wanita,
pasti juga punya yang namanya perasaan, dan saat itu aku mulai merasakan apa
yang ku benci, seolah melanggar aturan yang ku rawat dalam diriku, untuk tidak
merasakannya, Cinta, itulah yang kurasakan padanya, tapi seolah dengan
keegoisanku, aku pergi begitu saja, atau bahkan dia yang pergi. Aku adalah
orang yang sangat cepat bosan dengan apa yang telah ku miliki, itulah yang
ingin ku ubah dari sekarang, belajar menerima apa yang telah ku miliki, entah
itu dari segi perasaanku atau apalah itu, aku mulai belajar mencintai orang
yang mencintaiku, bukan mencintai orang yang aku cintai tapi tidak mencintaiku.
Semakin aku berjalan baru aku sadar ternyata ada perasaan yang paling dalam
selain cinta, aku menyimpulkannya sendiri, itulah rasa sayang, rasa sayang akan
mengalahkan apapun itu.
Setelah menyadari apa yang namanya rasa sayang itu,
aku mulai tak tertarik lagi untuk mengenal yang namanya cinta, aku mulai
mencari rasa sayang itu, mencari dan terus mencari. Perasaan yang kata
teman-temanku susah untuk di ungkapkan dengan kata-kata, perasaan yang nyaman
saat berada di dekatnya, rasa tenang dan bahagia saat dia menyapa, DAN aku
mulai merasakannya beberapa waktu yang lalu, haaa perasaan itu,,, iyya aku
merasakannya, aku tidak mencintainya, tapi menyayanginya, karena takut
kehilangannya. Dan itu yang dikatakan oleh teman-temanku tentang rasa sayang
itu, katanya jika sayang pada seseorang itu maka kita tak rela untuk
kehilangannya. Dan itulah yang ku rasakan. Ku tanyakan pada sahabatku, dan dia
bertanya, Apa kau sudah mengenalnya dengan baik, aku jawab TIDAK. Dia
menertawakanku, kau terlalu polos Ten, kau tidak mengerti dengan apa yang kau
rasakan sekarang, bagaimana mungkin kau takut kehilangan orang yang jelas-jelas
belum kau kenal. Dia yang telah menjagaku seperti ibu yang takut anaknya di
sakiti oleh lelaki jahat menertawakanku? Ahhh beberapa hari setelah itu aku
mengabaikan semua yang dia katakan padaku, aku tetap saja pada perasaan gilaku,
tapi saat itu tiba aku takut menanyakan lagi keganjilann yang ku rasakan, takut
dia memarahiku, tapi sepertinya aku sadar bahwa perasaanku memang patut
ditertawakan, aku masih belum mengerti dan mengenal yang namanya Cinta dan
Sayang, aku mengakuinya sekarang, Akan kujaga semua yang telah kau jaga untukku
sampai sekarang. Terima kasih telah mendengar semua curhatanku tentang semua
perasaan gila yang pernah kumiliki sampai sekarang, selalu menjagaku, selalu
memberiku semangat, sudah seperti saudaraku, selalu ada untukku kapanpun aku
butuh,. Meskipun terkadang aku merengek seperti anak kecil di hadapanmu tapi
tak pernah kau berusaha menjauhiku, J J
24 APRIL 2015
MiliKu,
MiliKu,
Andi Tenri D
Langganan:
Postingan (Atom)