Tulisan Lebay ini adalah milikku Pribadi,
Dulu aku adalah orang yang paling membenci yang
namanya CINTA, haaa Busyitt,,, pacaran? Setelah lama pacaran ujung-ujungnya?
Putus juga sakit hati juga? Cuek-cuekan juga? Nangis juga? Itulah aku membenci
jika bercerita tentang Cinta. Tapi yang namanya manusia, yang namanya wanita,
pasti juga punya yang namanya perasaan, dan saat itu aku mulai merasakan apa
yang ku benci, seolah melanggar aturan yang ku rawat dalam diriku, untuk tidak
merasakannya, Cinta, itulah yang kurasakan padanya, tapi seolah dengan
keegoisanku, aku pergi begitu saja, atau bahkan dia yang pergi. Aku adalah
orang yang sangat cepat bosan dengan apa yang telah ku miliki, itulah yang
ingin ku ubah dari sekarang, belajar menerima apa yang telah ku miliki, entah
itu dari segi perasaanku atau apalah itu, aku mulai belajar mencintai orang
yang mencintaiku, bukan mencintai orang yang aku cintai tapi tidak mencintaiku.
Semakin aku berjalan baru aku sadar ternyata ada perasaan yang paling dalam
selain cinta, aku menyimpulkannya sendiri, itulah rasa sayang, rasa sayang akan
mengalahkan apapun itu.
Setelah menyadari apa yang namanya rasa sayang itu,
aku mulai tak tertarik lagi untuk mengenal yang namanya cinta, aku mulai
mencari rasa sayang itu, mencari dan terus mencari. Perasaan yang kata
teman-temanku susah untuk di ungkapkan dengan kata-kata, perasaan yang nyaman
saat berada di dekatnya, rasa tenang dan bahagia saat dia menyapa, DAN aku
mulai merasakannya beberapa waktu yang lalu, haaa perasaan itu,,, iyya aku
merasakannya, aku tidak mencintainya, tapi menyayanginya, karena takut
kehilangannya. Dan itu yang dikatakan oleh teman-temanku tentang rasa sayang
itu, katanya jika sayang pada seseorang itu maka kita tak rela untuk
kehilangannya. Dan itulah yang ku rasakan. Ku tanyakan pada sahabatku, dan dia
bertanya, Apa kau sudah mengenalnya dengan baik, aku jawab TIDAK. Dia
menertawakanku, kau terlalu polos Ten, kau tidak mengerti dengan apa yang kau
rasakan sekarang, bagaimana mungkin kau takut kehilangan orang yang jelas-jelas
belum kau kenal. Dia yang telah menjagaku seperti ibu yang takut anaknya di
sakiti oleh lelaki jahat menertawakanku? Ahhh beberapa hari setelah itu aku
mengabaikan semua yang dia katakan padaku, aku tetap saja pada perasaan gilaku,
tapi saat itu tiba aku takut menanyakan lagi keganjilann yang ku rasakan, takut
dia memarahiku, tapi sepertinya aku sadar bahwa perasaanku memang patut
ditertawakan, aku masih belum mengerti dan mengenal yang namanya Cinta dan
Sayang, aku mengakuinya sekarang, Akan kujaga semua yang telah kau jaga untukku
sampai sekarang. Terima kasih telah mendengar semua curhatanku tentang semua
perasaan gila yang pernah kumiliki sampai sekarang, selalu menjagaku, selalu
memberiku semangat, sudah seperti saudaraku, selalu ada untukku kapanpun aku
butuh,. Meskipun terkadang aku merengek seperti anak kecil di hadapanmu tapi
tak pernah kau berusaha menjauhiku, J J
24 APRIL 2015
MiliKu,
MiliKu,
Andi Tenri D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar